Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas menggelar rapat kerja bersama mitra kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dan Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sambas dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani, didampingi anggota Komisi IV lainnya, Senin (02/02/2026).
Rapat kerja tersebut membahas evaluasi pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD Sambas, menyusul adanya sejumlah keluhan masyarakat terkait layanan rumah sakit yang sempat mencuat ke publik.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani, menegaskan bahwa pelayanan merupakan ruh utama dalam penyelenggaraan rumah sakit. Menurutnya, pelayanan yang maksimal dan intensif kepada masyarakat menjadi kunci dalam menjawab berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Pada dasarnya rumah sakit itu adalah pelayanan. Apa yang selama ini dirasakan kurang oleh masyarakat perlu kita maksimalkan. Alhamdulillah, hari ini komunikasinya berjalan sangat baik karena Direktur Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, serta seluruh kepala bidang hadir,” ujar Mardani.
Ia menekankan bahwa Komisi IV DPRD Sambas mendorong seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sambas, baik RSUD Sambas, RS Pemangkat, RS Teluk Keramat, hingga seluruh Puskesmas, agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami meminta agar seluruh tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang baik, dengan sentuhan yang lebih humanis kepada masyarakat,” ungkapnya.
Mardani berharap ke depan pelayanan rumah sakit di Kabupaten Sambas dapat mengalami perbaikan yang signifikan dibandingkan sebelumnya, terutama setelah adanya isu pelayanan yang sempat viral dan menjadi perhatian publik.
“Tentu harapan kita pelayanan ke depan harus lebih baik. Apa yang kemarin sempat viral semoga bisa menjadi bahan evaluasi agar ke depan ada perbaikan nyata,” harapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap ramah dan empati dari tenaga medis dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
“Pelayanan yang baik, humanis, dan disertai senyuman itu sangat penting. Pasien akan merasa lebih nyaman ketika dilayani oleh tenaga medis yang ramah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mardani menegaskan bahwa DPRD sebagai lembaga pengawas memiliki kewajiban memastikan anggaran besar yang telah dialokasikan pemerintah daerah untuk sektor kesehatan benar-benar diimbangi dengan kualitas pelayanan yang optimal.
“Pemerintah sudah mengeluarkan anggaran yang besar, obat-obatan digratiskan, fasilitas disiapkan. Kalau pelayanannya kurang baik, tentu citranya menjadi kurang bagus. Karena itu kami meminta seluruh tenaga medis dan fasilitas kesehatan di Kabupaten Sambas memberikan pelayanan terbaik dengan sentuhan yang humanis,” tutupnya.






